WTP LAB IC-Tel WWTP Citygas JFAST


Waste Water
Treatment
Plant


 

Jababeka Infrastruktur memiliki dan mengelola 2 (dua) unit Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) dengan kapasitas 208 liter/detik di Kawasan Industri Jababeka Tahap I dan 125 liter/detik di Tahap II. IPAL beroperasi 24 jam setiap hari dan berfungsi mengolah limbah dari seluruh industri yang berada di dalam Kawasan Industri Jababeka serta industri-industri sekitarnya.

ESTABLISHED SINCE: JUNE 1991
PRODUCT: REINSTATED WASTE TREATMENT
USAGE: ESTATE & INDUSTRIAL


Air Limbah


“Kami memonitor dan memproses air limbah di dalam kawasan agar memenuhi standar kualitas pembuangan air”


Pada dasarnya semua air limbah yang masuk ke dalam system saluran air limbah Kawasan Industri Jababeka harus sudah memenuhi ketentuan dan standar yang berlaku yang antara lain kadar COD max. 800 mg/l dan BOD max. 500 mg/l.

PT. Jababeka Infrastruktur memonitor kualitas air limbah yang dibuang oleh pabrik-pabrik di dalam kawasan, untuk mengetahui apakah limbah yang dibuang oleh pabrik sudah memenuhi standar pembuangan demi keberhasilan pengolahan air limbah selanjutnya.




 
 
 


Biological Aerobic Treatment


 


 

Prinsip system pengolahan adalah Biological Aerobic Treatment (Pengolahan secara Biologis dengan Lumpur Aktif) dengan dibantu proses fisik dan mekanik.

Air Limbah yang berasal dari industri dibuang ke saluran khusus air limbah menuju ke pusat pengolahan air limbah secara gravitasi menuju ke Lifting Pump. Selanjutnya air limbah tersebut dipompa ke pusat pengolahan air limbah melalui Influent Pump. Saluran air limbah tersebut kemudian dipompa ke Grit Chamber yang berfungsi untuk mengendapkan pasir, krikil, dan sejenisnya yang mempunyai berat jenis lebih besar dari air.

Selanjutnya air limbah akan mengalir secara gravitasi menuju ke Primary Settling Tank. Salam unit ini zat padat tersuspensi akan mengendap. Dengan adanya busa, lemak, atau benda-benda mengapung yang biasa terdapat didalam air limbah akan dipisahkan dan ditampung ke unit scum collector untuk dipompakan ke unit Belt Filter Press bersama-sama dengan sludge yang mengendap melalui pipa sludge yang ada di dasar Primary Settling Tank.

Air Limbah mengalami proses aerasi selama 20-24 jam untuk mendapatkan oksigen sebagai kebutuhan dasar dalam proses oksidasi biologis. Pada proses ini mikroorganisme dalam lumpur aktif berfungsi sebagai pengurai zat-zat pencemar baik yang terlarut maupun tersuspensi untuk menghasilkan biological floc.

Selanjutnya air limbah yang sudah teraerasi dan terbentuk biological floc tersebut mengalir ke Distribution Box bagian pertama, kemudian dialirkan menuju ke Secondary Settling Tank untuk proses pengendapan

Proses pengendapan ini bertujuan untuk memisahkan antara air yang sudah jernih dengan biological floc sehingga didapatkan kualitas air yang sudah memenuhi standar kualitas buangan air limbah untuk dibuang ke badan air yang dikeluarkan oleh Pemerintah (Saluran Cikarang Bekasi Laut / Sungai Cilemahabang)

Lumpur yang sudah terbentuk dari proses sedimentasi kemudian diresirkulasi ke Kolam Aerasi sebagai Return Activated Sludge untuk menjamin oksidasi biologis berjalan dengan baik., sedangkan kelebihannya dipompa ke Belt Filter Press untuk dikeringkan. Air hasil pengepresan ini diresirkulasi ke Kolam Aerasi.

Selama proses pengolahan, dilakukan pemantauan kualitas air limbah oleh Unit Laboratorium sehingga akan selalu didapatkan kinerja IPAL yang terkendali dan hasil pengolahan yang terjaga kualitasnya. Aktivitas dan dokumentasi pengendalian dan pemantauan kualitas ini sesuai dengan Pedoman Kebijakan Mutu ISO 9001:2000 yang sertifikasinya telah diperoleh sejak tahun 2002.

 

Sertifikasi


Pada setiap tahap proses pengolahan dilakukan pengambilan sample dan analisa kualitas baik secara langsung maupun tidak langsung oleh Unit Laboratorium agar kualitas hasil proses selalu terjaga setiap saat. Unit Laboratorium yang tersedia telah memperoleh akreditasi ISO 17025-2005 oleh Komite Akreditasi Nasional (KAN) sejak 2005.

Adapun aktivitas dan dokumentasi pengendalian dan pemantauan kualitas ini sesuai dengan Pedoman kebijakan Mutu ISO 9001:2008 yang sertifikasinya telah diperoleh sejak tahun 2002. Dalam operasionalnya untuk menjaga kualitas lingkungan dan keselamatan kerja, proses pengolahan air bersih juga berpedoman pada ISO 14001 dan OHSAS 18001, dimana sertifikatnya diperoleh pada tahun 2011.

 
 

Main Office

 


 
PT. JABABEKA INFRASTRUKTUR

GEDUNG WTP INDUSTRI
Jalan Jababeka IV Blok B No.12
Kawasan Industri Jababeka Cikarang, Bekasi 17530
INDONESIA
(+62) 21 8983 4321
info@jababekainfrastruktur.com